Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Presiden Prabowo Subianto sedang menyiapkan rencana untuk membangun penjara khusus koruptor di pulau terpencil. Langkah ini direspons positif oleh Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) yang merekomendasikan Kalimantan sebagai lokasi ideal, terutama pulau-pulau di Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Malaysia.
Menurut Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, pulau-pulau di Kalimantan dipandang cocok untuk mengasingkan koruptor dari masyarakat umum. Selain menjaga agar koruptor tidak mudah keluar masuk atau menggunakan alasan-alasan tertentu, seperti sakit, keberadaan penjara di pulau-pulau terpencil juga dianggap dapat memperkuat kedaulatan Indonesia, khususnya dalam menjaga perbatasan dengan negara tetangga.
Lokasi Strategis:
-
Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat: Pulau-pulau berbatasan yang jauh dari pusat keramaian.
-
Contoh Lokasi: Pulau-pulau di sekitar Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, disebut sebagai opsi potensial untuk proyek ini. Langkah ini juga dianggap sebagai langkah preventif untuk mencegah klaim wilayah oleh negara lain, seperti yang pernah terjadi dengan Pulau Sebatik.
Rencana Pengamanan:
-
Penjara super maksimum security akan dibangun di lokasi tersebut untuk memastikan keamanan maksimal.
-
Menteri Agus Andrianto telah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan untuk mendapatkan persetujuan lokasi, dengan satu lokasi di Jawa Barat, satu di Jawa Timur, dan satu lagi di wilayah Kalimantan.
-
Penentuan lokasi akhir akan mengikuti arahan dari Presiden Prabowo.